
Bekerja
dengan rekan satu tim tidak selalu menyenangkan. Secocok apa pun Anda
dengan teman-teman, selalu ada masa ketika pendapat setiap orang bisa
berbeda. Ada juga kalanya salah seorang dari rekan Anda sedang mengalami
masalah, sehingga kinerjanya menurun. Agar pekerjaan bisa selesai dan
hubungan tetap baik setiap hari Anda perlu menjaga irama kerja
bersama-sama. 7 Tips Membangun Tim Kerja Yang Solid berikut ini layak
untuk diperhatikan :
- Ekspektasi Terhadap Pekerjaan dan Hasilnya. Setiap
anggota perlu memahami mengapa mereka ditempatkan di dalam satu tim dan
apa tujuannya. Apakah ini adalah tim tetap atau untuk suatu proyek saja?
Apa misi dari pekerjaan yang Anda emban? Sejauh mana pembagian waktu
dan peran masing-masing anggota tim, itu juga perlu selalu diingat.
- Komitmen. Setiap anggota tim perlu memiliki
komitmen yang sama, untuk mencapai misi pekerjaan. Sejauh mana Anda
memandang kontribusi Anda terhadap perusahaan dan juga demi kemajuan
diri sendiri? Pertanyaan ini juga perlu selalu diajukan ke setiap
anggota tim lainnya.
- Kompetensi. Apakah kompetensi yang dimiliki tim
telah merata atau cenderung didominasi oleh orang-orang tertentu dan
yang lain hanya bekerja di belakang? Sebaiknya, setiap anggota memiliki
kemampuan tertentu sehingga sebagai tim akan memiliki kekuatan yang
lebih besar lagi. Perlu dilihat juga, apakah setelah Anda dan
teman-teman menjadi satu tim, ada perkembangan kemampuan atau tidak?
Jika tidak, mungkin Anda perlu mengajukan permohonan training pada
bagian SDM.
- Alur Kerja. Sejauh mana alur kerja yang dijalani
sekarang sudah efektif dan memberikan hasil yang baik? Untuk
memastikannya, perlu dilihat apakah Anda dan teman-teman sudah memahami
peran dan tanggung jawab masing-masing, sesuai dengan peran dalam tim.
Jika terjadi sesuatu secara mendadak yang mengganggu alur kerja,
berdiskusilah bersama untuk mengantisipasinya. Jangan tunggu sampai
terjadi masalah.
- Komunikasi. Tim Anda tidak akan bisa bekerja
optimal jika tidak ada komunikasi yang baik. Untuk itu, Anda perlu
memastikan bahwa hubungan Anda dengan rekan-rekan didasari oleh
komunikasi yang tulus dan jujur. Begitu juga dengan atasan dan
perusahaan. Pastikan hasil kerja tim selalu mendapatkan umpan balik dari
atasan dan perusahaan. Karena, jika tidak ada saran atau kritik,
bagaimana Anda tahu bahwa semua sudah berjalan sesuai jalurnya?
- Konsekuensi. Selalu pikirkan konsekuensi dari
setiap tindakan terhadap diri sendiri, tim, dan juga perusahaan. Apakah
keputusan yang Anda alami dapat berpengaruh pada teman-teman lainnya?
Bagaimana jika tim Anda tidak berhasil memenuhi target yang diberikan?
Selalu pikirkan hal ini dan bicarakan dengan rekan tim Anda.
- Reaksi Terhadap Perubahan. Sejalan dengan waktu,
Anda dan tim dapat mengalami berbagai perubahan. Itu bisa datang dari
anggota tim, interaksi dengan pihak luar, dan kebijakan perusahaan.
Sejauh mana tim Anda dapat menghadapi perubahan ini? Hal ini perlu
dibicarakan dengan serius bersama-sama.
0 komentar:
Posting Komentar
harap dikoment yahh