
Gaza City, - Usai melakukan kunjungan ke kawasan Asia, Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Hillary Clinton akan mengunjungi kawasan Timur Tengah terkait krisis Gaza. Hillary dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Israel, Mesir dan Ramallah dalam rangka mencegah semakin meluasnya krisis Gaza tersebut.
Setelah mendampingi Presiden AS Barack Obama berkunjung ke Myanmar dan Kamboja, Hillary segera bertolak ke Israel dan diperkirakan tiba pada Selasa (20/11) malam waktu setempat. Menurut seorang pejabat pemerintahan AS, Hillary akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem. Pertemuan tersebut akan digelar pada Rabu (21/11) pagi waktu setempat.
Kemudian Hillary juga dijadwalkan bertemu dengan pemimpin Mesir dan Palestina untuk mendiskusikan langsung konflik Gaza. Demikian seperti dilansir AFP, Selasa (20/11/2012).
Menurut Wakil Penasihat Keamanan Nasional Ben Rhodes, Presiden Obama memutuskan untuk mengirim Hillary setelah berbicara dengan Presiden Mesir Mohamed Morsi dan PM Netanyahu melalui telepon pada Senin (19/11) malam.
"Menlu Clinton akan menyampaikan keinginan AS demi terwujudnya perdamaian dalam rangka melindungi dan meningkatkan keamanan Israel," tutur Rhodes.
Kabar kunjungan Hillary ini mencuat setelah para pemimpin Israel mendiskusikan rencana yang dicetuskan Mesir soal gencatan senjata dengan militan Hamas.
Sejauh ini dilaporkan serangan udara Israel menewaskan 112 warga Palestina. Bahkan dalam sehari pada Senin (19/11) kemarin, serangan tersebut merenggut sedikitnya 32 nyawa. Hal ini menjadikan hari Senin (19/11) sebagai hari paling kelam bagi Palestina semenjak agresi militer Israel dilancarkan pekan lalu.




0 komentar:
Posting Komentar
harap dikoment yahh